Representasi Ruang dan Kebebasan yang Terefleksi dalam Novel Rumah Tanpa Jendela Karya Asma Nadia
Abstract
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Abdul, C. (2011). Tata bahasa praktis bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Aminuddin. (2010). Pengantar apresiasi karya sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Dibia, I. K. (2018). Apresiasi bahasa dan sastra Indonesia. Depok: Rajawali Pers.
Fitriani, E. (2013). Analisis latar dalam roman Larasati karya Pramoedya Ananta Toer. Pontianak: Universitas Tanjungpura.
Handayani, A. (2009). Novel Pudarnya Pesona Cleopatra karya Habiburrahman El Shirazy. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Jauhari, H. (2013). Terampil mengarang. Bandung: Nuansa Cendekia.
Mursal, E. (1990). Kesusasteraan: Pengantar teori dan sejarah. Bandung: Angkasa.
Nadia, A. (2011). Rumah tanpa jendela. Jakarta: PT Gramedia.
Nurgiyantoro, B. (1995). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Siswantoro. (2004). Metode penelitian sastra: Analisis psikologis. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suroto. (1989). Apresiasi sastra Indonesia untuk SMU. Jakarta: Erlangga.
DOI: https://doi.org/10.30743/bahastra.v9i2.9627
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


