ANALISIS SISTEM DRAINASE UNTUK PENANGGULANGAN GENANGAN DI JALAN JENDERAL GATOT SUBROTO KM 0 + 500 KOTA MEDAN

Fransiskus Meiman Daeli, Yudha Hanova


Abstract


Kecamatan Medan Sunggal merupakan salah satukawasan di Kota Medan yang memiliki permasalahan sistem drainase, tepatnya berada di kawasan Jalan Jendral Gatot Subroto Km 0+500. Genangan yang terjadi di kawasan jalan tersebut sangatlah dipengaruhi oleh kondisi dari kapasitas saluran drainase. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting sistem drainase, menganalisis debit aliran pada saluran drainase serta mengevaluasi kapasitas penampang saluran drainase di kawasan tersebut. Pada Penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder berupa data curah hujan harian maksimum selama 11 tahun dengan menggunakan metode distribusi normal, log normal, log person iii, dan gumbelserta data primer hasil survey di lapangan. Menganalisa data yang adamenggunakananalisishidrologi dan analisishidrolika. Hasil analisacurahhujanrencanamaksimumdiambil yang paling ekstrimdaridistribusigumbelsebesar 142,21 mm kala ulang 5 tahunmenghasilkan debit aliranrencana pada saluran Q1sebesar 0,544 m3/det, saluran Q2sebesar 0,859 m3/det, saluran Q3sebesar 0,687 m3/det, dan saluran Q4 sebesar 2,09 m3/det. Kapasitaseksistingsaluran yang adatidakmampumenampung debit alirantersebut, dimanasaluran Q1sebesar 0,201 m3/det, saluran Q2sebesar 0,191 m3/det, saluran Q2sebesar 0,167 m3/det dan saluran Q4sebesar 0,344 m3/det Untukitu di lakukandesainulangdimensisalurandrainase yang menghasilkansaluran Q1sebesar 0,907 m3/det, saluran Q2sebesar 0,926 m3/det, saluran Q3sebesar 0,826 m3/det, dan saluran Q4sebesar 2,151 m3/det.

Keywords


Drainase, Eksisting, Genangan, Hidrologi, Hidrolika

Full Text:

PDF

References


. DEA, CES, Bambang Triatmodjo Ir.Dr. Prof, 1995. Hidrolika II. BETA Offset,Yogyakarta.

. Haryono, S., 1999. Drainase Perkotaan. PT. Mediatama Suptakarya, Jakarta CD.

. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2014. Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan. Peraturan Menteri PUPR Nomor 12/PRT/M/2014. Jakarta: Kementerian PUPR.

. Linsley, R.K. 1989. Hidrologi untuk Insinyur. Edisi ketiga. Jakarta: Penerbit Erlangga.

. M. Eng, Suripin Ir. Dr, 2003. Sistim Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. ANDI Offset, Yogyakarta.

. Soemarto., 1997, Hidrologi Teknik, Penerbit Usaha Nasional, Surabaya.

. Subarkah Imam, 1978. Hidrologi Untuk Perencanaan Bangunan Air. Idea Dharma, Bandung.

. Sucipto dan Agung Sutarto, 2007. Analisis Kapasitas Tampungan Sistem Drainase Kali Beringin Untuk Pengendalian Banjir.Jurnal Universitas Negeri Semarang.

. Th. Dwiarti Wismarini dan Dewi Handayani Untari Ningsih, 2010. Analisis Sistem Drainase Kota Semarang Berbasis GIS dalam membantu Pengambilan Keputusan bagi Penanganan Banjir. Jurnal Stikubank Semarang.

. USDA-SCS. 1972. National Engineering Handbook, Section 4: Hydrology. U.S. Department of Agriculture, Soil Conservation Service.

. Wesli, 2008, Drainase Perkotaan, Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.30743/jtsip.v5i1.14024

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Fransiskus Meiman Daeli, Yudha Hanova

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.