HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MENGIKUTI ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS BANDA BARO KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2024

Nur Mala Sari, Melisa Melisa


Abstract


Kehamilan merupakan pengalaman yang sangat berarti bagi wanita. Pemeriksaan dan pengawasan terhadap ibu hamil sangat perlu dilakukan secara teratur. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan secara optimal fisik dan mental ibu dan anak selama masa kehamilan, persalinan dan pasca persalinan sehingga diperoleh ibu dan anak yang sehat, sekaligus untuk mendeteksi dini tanda-tanda bahaya kehamilan, kelainan, komplikasi dan penyakit yang biasa dialami ibu hamil sehingga hal-hal tersebut dapat dicegah atau ditangani (Marmi, dkk, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan antenatal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester ketiga dan penentuan sampel dalam penelitian ini secara accidental sampling sebanyak 37 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan (p value = 0,002 < 0,05) dengan kepatuhan ANC. Peran keluarga diharapkan untuk senantiasa memberikan dukungan kepada ibu hamil dengan mendampingi dan mengingatkan mereka untuk memeriksakan kehamilannya secara teratur dan lengkap

Keywords


Pengetahuan, Kepatuhan terhadap Pelayanan Antenatal

Full Text:

PDF

References


Alawiyah. 2015. Hubungan Dukungan Suami dengan Kelengkapan Kunjungan Antenatal Care (ANC) pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta Tahun 2014.Yogyakarta: STIKES Aisyiyah Yogyakarta.

Damayanti, Erni. 2009. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care Di RSUD Pandan Arang Boyolali. Skripsi. Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Aifuddin, Bari, Abdul. 2009. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Astini dan Siti Saidah. (2011). Pengetahuan Ibu Hamil dan Motivasi Keluarga Dalam Pelaksanaan Antenatal Care di Puskesmas Ujung Batu Riau

Astini dan Siti Saidah. (2011). Pengetahuan Ibu Hamil dan Motivasi Keluarga Dalam Pelaksanaan Antenatal Care di Puskesmas Ujung Batu Riau.

Budiman, A. R. (2014). Kapita Slekta Kuesiner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan . Jakarta: Salemba Medika. Carpenito, L. J. (2011). Diagnosa Keperawatan . Jakarta: EGC. Depkes RI. 2017.

Depkes RI. Pedoman Pelayanan Antenatal. Jakarta; 2007.

Depkes. (2010). Pedoman Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Departemen Kesehatan Direktur Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat

Hardiani, R.S., Dan Agustina P (2012). Motivasi Dan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care (Anc) Pada Ibu Hamil Trimester Iii. Journal Keperawatan. Hal : 183

Hidayat. 2011. Metode Penelitian Kebidanan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika

Hutahean S. Perawatan Antenatal. Jakarta: Pustaka Baru Pres; 2013.

Kamidah. 2015. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil Mengonsumsi Tablet Fe di Puskesmas Simo, Boyolali.Gaster , 7 (1), 1 - 10.

Kemenkes RI. 2015. Buku Kesehatan Ibu dan Anak . Jakarta: Kementrian Kesehatan dan JICA.

Kozier. 2010. Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, dan Praktik. Jakarta: EGC. Kurnia, S. N. 2009. Etika Profesi Kebidanan. Yogyakarta: Panji Pustaka.

Mahmudah, Dedeh. (2010). Hubungan Dukungan Keluarga dan Religiusitas dengan Kecemasan Melahirkan Pada Ibu Hamil Anak Pertama (Primigravida). Skripsi S1 Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Manuaba, d. 2012. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan KB. Edisi 2. Jakarta: EGC.

Marmi, dkk. 2014. Asuhan Kebidanan Patologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Marmi. 2011. Asuhan Kebidanan Pada Masa Antenatal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mufdlilah. 2009. Antenatal Care (ANC) Fokus. Yogyakarta: Nuha Medika.

Nirwana. 2011. Psikologi Kesehatan Wanita. Yogyakarta: Muha Medika.

Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: rineka cipta; 2010.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Noviati, S. (2018). Kunjungan Antenatal Care Dintinjau Dari Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Batu Aji Kota Batam Tahun 2019. Jurnal Sehat Masada, XV(1), 33–38.

Nugroho dan Utama. 2014. Masalah Kesehatan Reproduksi Wanita.

Nurul Aryastuti. (2013). Hubungan Dukungan Suami dengan Ketaatan Pemeriksaan ANC di Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta Tahun 2013. Karya Tulis Ilmiah.

Prasetyawati. 2011. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: Nuha Medika.

Prawirohardjo S. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Edisi 2. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2010.

Prawiroharjo, S. 2014. Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT.Bina Pustaka

Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta. Dewi dan Sunarsih. 2011. Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil. Jakarta: Salemba. Dinkes Prov Maluku. 2015.

Roobiati N.F., (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Trimester III Dengan Motivasi Ibu Melakukan Antenatal Care Di Bidan Praktik Swasta Sarwo Indah Boyolali. Jurnal Kesehatan Vol. 12. No. 1. Juni 2019.

Sulistyawati, d. 2011. Asuhan Kebidanan Pada Masa Kehamilan. Jakarta: Salemba Medika.

Sumiati. (2012). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan K4 di Puskesmas DTP Sindangratu.

Triana, A. (2015). Kegawat Daruratan Maternal Dan Neonatal (Hal. 4-5). Yogyakarta: Grub Penerbit Cv Budi Utama.

USAID. Petunjuk Kerja Pelayanan Antenatal Terpadu, Persalinan dan Paska Persalinan Terpadu. 2012.”




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v8i1.11966

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.