PENGARUH PERAWATAN METODE KANGURU ( KANGAROO MOTHER CARE ) TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSIA ROSIVA TAHUN 2021

Khairunnisa Lubis, Afnijar Wahyu

Abstract


BBLR merupakan suatu masalah serius yang sering terjadi pada bayi baru lahir termasuk salah satunya menjadi faktor resiko utama dalam peningkatan angka morbiditas dan mortalitas pada bayi. Penyebab utama kematian dari BBLR adalah infeksi, prematuritas, hipotermia, asfiksia, dan pemberian ASI yang kurang adekuat. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh perawatan metode kanguru ( Kangaroo mother care) terhadap peningkatan saturasi oksigen pada bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSIA Rosiva tahun 2021. Metode : Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre eksperimen menggunakan pre-test post-test group design yaitu rancangan pre-test post-test group design bertujuan untuk membandingkan efek suatu perlakuan terhadap kelompok eksperimen setelah diberikan edukasi dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan edukasi, untuk penelitian experimental sederhana, penelitian yang sukses adalah dengan ukuran sampel kecil antara 10-20. Berdasarkan data populasi yang di dapatkan saat penelitian didapatkan 12 orang dengan BBLR. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi pre test dan post test  dilakukan perawatan metode kanguru didapatkan nilai p value 0,002 artinya nilai Sig.(2-tailed) < 0,05, Maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh perawatan metode kanguru (kangaroo mother care) terhadap peningkatan saturasi oksigen pada BBLR

Keywords


BBLR, Saturasi Oksigen

Full Text:

PDF

References


Apriyani.Latief & Suparta.(2017).Perawatan Metode Kanguru Pada Ibu Yang Memiliki Bayi Berat Badan Lahir Rendah (Bblr). Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah .Volume 6 , Nomor 2.

Arora, S. (2008). Kangaroo Mother Care. Nursing Journal Of Indian,99 (11):248-250.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Statistik, B. P., Kesehatan, K., & USAID. (2018). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017. In September 2018. Jakarta.

Giuliano,K., & Higgins, T. (2010). New Generation Pulse Oximetry in The Care of Critically III patients.American Journal of Critical Care.

Heni & Yulfina.2018. Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Status Hemodinamik Pada Bblr Di Ruang Perinatologi Rsud Koja. Jurnal Keperawatan Anak 1.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Profil Kesehatan Indonesia 2015 (D. Budijanti, Yudianto, B. Hardhana, & T. A. Soenardi, Eds.). Jakarta: 2016.

Kozier, B., & Erb, G. (2002). Kozier and Erb's Techniques in Clinnical Nursing 5th Edition. New Jersey: Pearson Education.

Kozier. (2010). Buku Ajar Praktik Keperawatan Klinis. Jakarta: EGC.

Mulyono.Radityo& Zahra. (2018). Pengaruh Durasi Kangaroo Mother Care Terhadap Perubahan Tanda Vital Bayi. Jurnal Kedokteran Diponegoro. Volume 7, Nomor 2, Mei 2018

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pantiwati,Ika. (2010). Bayi Dengan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah). Yogyakarta: Nuha Medika

Priya JJ (2014). Kangaroo care for low birth weight babies. Nursing journal of india. Diakses tanggal 20 Desember 2017nProverawati dan Ismawati. (2010). BBLR. Yogyakarta: Nuhamedika

Riskesdas. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar 2018, [online], www. Kemkes.go.id.

Rustina.Bersal & Deswita.2011. Pengaruh Perawatan Metode Kanguru terhadap Respons Fisiologis Bayi Premature.Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional.Vol.5,No.5,April 2011

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta. Hal. 114.

Supiati. (2016).Karakteristik Ibu kaitannya dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, 1(1): 1-99.

Syahreni. (2010). Pengaruh pengaturan stimulus sensoris pada respon fisiologis dan perilaku BBLR di RSUPN Cipto Mangunkusumo.

Syamsu,F.,A.(2013). Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Fungsi Fisiologis Bayi Premature dan Kepercayaan diri ibu dalam merawat bayi. Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing). Volume 8 ,No 3, Novemper 2013.

Tarwoto. (2006 ). Keperawatan Medikal Bedah gangguan sistem endokrin. Jakarta: Trans Info Media.

Ulfah.(2010).Kangaroo Mother Care (KMC) atau Perawatan Metode Kanguru,izoel UNICEF.(2013). Ringkasan Kajian Gizi. Jakarta: Pusat Promosi Kesehatan -Kementerian Kesehatan RI.

WHO. (2002). Perawatan Metode Kanguru, Departement Of Reprodutive Healt and Reseacrh World Health Organization, Jakarta: Perinasia Wiknjosastro, H. 2005. Ilmu kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

WHO. (2018). World Health Organization. Retrieved from www.who.int:

WHO.World Health Statistics 2015: World Health Organization; 2015.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i1.13203

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.