UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylacoccus aureus

Nuranti Rumela, Jon Kenedy Marpaung, Suharyanisa Suharyanisa, Widya Fitri, Indah Fajarwati


Abstract


Daun sirih mempunyai khasiat sebagai obat batuk, obat bisul, obat sakit mata, obat sariawan, dan obat hidung berdarah. Khasiat dari daun sirih ini selain sebagai styptic (penahan darah) dan vulnerary (obat luka pada kulit) juga berdaya antioksida, antiseptik, fungisida dan bahkan sebagai bakterisidal. Daun sirih mengandung minyak atsiri yang bersifat menghambat pertumbuhan mikroba. Minyak atsiri dan ekstrak daun sirih mempunyai aktivitas terhadap beberapa bakteri Gram positif dan Gram negatif. Gejala infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri Staphylococcus aureus berupa abses, peradangan infeksi, jerawat, serta bisul atau nanah. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antibakteri ekstrak etanol daun sirih terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi menggunakan kertas cakram. Pembuatan ekstra dilakukan dengan menggunakan maserasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun sirih (Piper betle L). Konsentrasi ekstrak yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10%, 20%, 30% dan 40% dengan tiga kali pengulangan. Hasil pemeriksaan kadar air (7,16%), kadar abu total (12,65%), kadar sari yang telah larut dalam air (17,44%). Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sirih secara signifikan dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 pada setiap konsentrasi, dengan diameter zona hambat 10% (7,33 mm), 20% (9,36 mm), 30% (10,53 mm) dan 40% (12,03 mm), termasuk kategori lemah sampai kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun sirih memiliki efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus ATCC 2592. Semakin tinggi konsentrasi yang digunakan, zona hambat yang akan dihasilkan akan semakin besar

Keywords


Skrining fitokimia, Antibakteri, Staphylococcus aureus, daun sirih (Piper betle L). ekstrak etanol

Full Text:

PDF

References


Anggraeni, V. J., Wahyu, T. S., Kusriani, H., & Kurnia, D. (2019). AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK MIKROALGA Thalassiosira sp TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus,Staphylococcus epidermidis dan Propionibacterium acne. Jurnal Kimia Riset, 4(1), 62. https://doi.org/10.20473/jkr.v4i1.13314.

Dolorosa Limbong, G., Nathanael Nababan, L., Manurung, A., & Meryam Martgrita, M. (2019). Antioxidant and Antibacterial Activities Enhancement of Solid-state Fermented Candlenut Kernels by Aspergillus oryzae. Microbiology Indonesia, 13(2), 50–55. https://doi.org/10.5454/mi.13.2.2.

Harborne, J.B. 1987. Metode Fitokimia. Terbitan Kedua. Bandung: ITB. Hal 69, 147-149, 234-264.

Endah, S. R. N. (2017). PEMBUATAN EKSTRAK ETANOL DAN PENAPISAN FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG SINTOK (Cinnamomum sintoc Bl.). Journal Hexagro, 1(2), 29–35. https://doi.org/10.36423/hexagro.v1i2.95.

Ley (2002). AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI-FRAKSI DAUN Colocacia esculenta L. TERHADAP Salmonella thypi Dan Staphylococcus aureus SECARA BIOAUTOGRAPHY-TLC.

Magvirah, T., Marwati, & Ardhani, F. (2019). Uji Daya Hambat Bakteri Staphylococcus aureus Menggunakan Ekstrak Daun Tahongai (Kleinhovia hospita L.). Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis, 2(2), 41–50.

Mukhriani, M., Ismail, A., Haeria, H., Syakri, S., & Fadiyah, N. (2018). Identifikasi Golongan Senyawa Antibakteri Fraksi Polar dan Nonpolar Kulit Batang Kemiri (Aleurites moluccana L. Willd) dengan Metode Bioautografi Kontak. Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar, 6(1), 47–54. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/jurnal_farmasi/article/view/5272.

Plutzer, M. B. B. and E. (2021). Karakterisasi simplisia dan skrining fitokimia senyawa metabolit sekunder ekstrak etanol daun pepaya Jepang (Cnidoscolus aconitifolius).

Reski Fitriani, I., & Nuryanti, S. (2023). Aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun ketepeng Cina (Cassia alata L.) terhadap beberapa bakteri penyebab infeksi kulit. Makassar Natural Product Journal, 1(4), 22. https://journal.farmasi.umi.ac.id/index.php/mnpj.

Sari, M. (2020). Formulasi Krim dari Ekstrak Kulit Batang Kemiri (Aleurites moluccana ( L.) Willd.) dan Uji Aktivitas Antibakteri. Natural Science, 6(1), 41–53




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i2.14069

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.