Analisis Perbandingan Penerimaan Padi Varietas Unggul Lokal Siporang Dengan Varietas Lokal Silatihan Di Kabupaten Tapanuli Selatan

Natalyana Natalyana, Sutan Pulungan, Yusriani Nasution, Rasmita Adelina


Abstract


Padi varietas Silatihan merupakan varietas lokal yang sedang dikembangkan daripada varietas siporang karena hasil dan ketahanan hamanya lebih baik. Untuk itu perlu dilakukan observasi penerimaan kedua varietas tersebut terhadap petani di wilayah Kecamatan Arse dan Sipirok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan penerimaan petani terhadap padi varietas unggul lokal Siporang dan Silatihan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode penelitian menggunakan observasi survei lapangan pendekatan kualitatif dengan responden petani terpilih secara khusus sebanyak 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek penerimaan, varietas Siporang memiliki produktivitas rata-rata lebih tinggi, yakni 6,2 Ton/Ha dibandingkan Silatihan 5,8 Ton/Ha, dengan selisih 0,4 Ton/Ha. Perbedaan tersebut walaupun relatif kecil, berimplikasi signifikan terhadap keuntungan petani jika dikalikan dengan luas lahan garapan. Varietas Siporang lebih unggul untuk tujuan peningkatan hasil produksi kuantitatif, sedangkan varietas Silatihan lebih bernilai dari sisi mutu beras karena memiliki cita rasa, tekstur, dan aroma yang lebih disukai konsumen sehingga harga jual berasnya lebih tinggi

Keywords


Varietas-unggul, Siporang, Silatihan, Tapanuli Selatan

Full Text:

PDF

References


Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2017). Pedoman Umum Budidaya Padi Sawah. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Dinas Pertanian dan BB Padi Kementerian Pertanian. (2023). Proposal Pelepasan Varietas Padi Lokal Siporang. Sipirok.

FAO. (2017). Ecological approaches to sustainable agriculture. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Fatchiya, A., Sulistyawati, A., Tonny, F., Siwi, M., Adisantoso, J., & Budiarto, T. (2022). Karakteristik sosiode­mografis dan ketenagakerjaan perempuan di perkebunan sawit, Provinsi Lampung. Jurnal Penyuluhan, 18(01), 155–163. https://doi.org/https://doi.org/10.25015/18202236894

George, T., & Merkus, J. (2025). Explanatory research: Definition, guide, & examples. Scribbr. Retrieved January 20, 2026,.

Harahap, S., Mukhlis, M., Nasirsah, N., & Sipahutar, L. W. (2025). Kajian adaptasi beberapa varietas padi gogo beras merah (Oryza nivara L.) di dua lokasi yang berbeda. Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian, 19(1), 28–33. https://doi.org/https://doi.org/10.36873/aev.v19i1.19499

Ishfaq, J., Muhammad, A., Khalid, F., & Abbasi, Y. (2023). Assessing rice ( Oryza sativa L .) quality : A comprehensive review of current techniques and future directions. Journal of Agriculture and Food Research, 14(October), 100843. https://doi.org/10.1016/j.jafr.2023.100843

Kartahadimaja, J., Syuriani, E. E., & Sutrisno, H. (2025). Adaptasi sepuluh galur padi baru yang ditanam pada kondisi lingkungan berbeda. Jurnal Ilmiah Inovasi, 19(2). https://doi.org/https://doi.org/10.25047/jii.v19i2.1499

Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 125/HK.540/C/04/2021 tentang pelepasan varietas padi unggul lokal Siporang, Pub. L. No. No.125 / HK.540 / C /04/2021 (2021).

Lubis, Y., Pulungan, S., & Lubis, E. S. (2025). Kajian Pengembangan Budidaya Padi (Oryza sativa L .) Varietas Unggul Lokal Siporang dI Kabupaten Tapanuli Selatan Study On Rice ( Oryza sativa L .) Cultivation Development Local Superior Varieties of Siporang in South Tapanuli District Deskripsi Padi Var. 22(2).

Mohebbi, M., & Liem, D. G. (2021). Consumer Acceptance of Brown and White Rice Varieties. 1–19.

Salfiati, Putra, O., & Ediwirman. (2024). Adaptasi padi sawah lokal asal Sumatera Barat pada pertumbuhan , hasil , dan ketahanan hama dan penyakit Adaptation of local lowland rice from West. Jurnal Agrotek UMMAT, 11(1), 38–50.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Ed. 2, Cet. 1. Alfabeta.

Sulardi, marahadi S.(2018). Agribisnis Budi Daya Padi. Universitas Pancabudi.

Untung et all. (2019). Pelepasan Padi Lokal Siporang menjadi Padi Unggul Lokal Nasional. Dinas Pertanian Tapanuli Selatan-Sumatera Utara




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i2.14112

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.