Pengaruh Pakan Lengkap Berbasis Hasil Samping Pertanian terhadap Produktivitas Domba Betina Ekor Gemuk

Poespitasari Hazanah Ndaru, Irida Novianti, Mashudi Mashudi


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen pemberian pakan lengkap berbasis hasil samping pertanian pada domba ekor gemuk betina, ditinjau dari komposisi dan kandungan nutrien pakan, konsumsi dan kecernaan nutrien, serta respons produktivitas ternak. Penelitian dilaksanakan pada peternakan rakyat di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggunakan 200 ekor domba ekor gemuk betina berumur 1–2,5 tahun dengan bobot badan awal sekitar 27 kg. Domba dipelihara dalam 10 kandang kelompok, masing-masing terdiri atas 20 ekor. Pakan diberikan dalam bentuk pakan lengkap yang diformulasikan menggunakan tumpi jagung, jerami kedelai, jerami kangkung, kulit kacang tanah, kulit kopi, bungkil kopra, bungkil inti sawit, molases, dan pollard. Pakan lengkap tersebut mengandung protein kasar (PK) 9,62%, total digestible nutrients (TDN) 57,17%, dan neutral detergent fiber (NDF) 69,49%. Parameter yang diamati meliputi konsumsi bahan kering (BK) dan bahan organik (BO), kecernaan BK dan BO, pertambahan bobot badan harian (PBBH), serta konversi pakan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi BK dan BO masing-masing sebesar 880,70 dan 736,14 g/ekor/hari, dengan kecernaan BK dan BO masing-masing sebesar 61,40 dan 63,40%. Rata-rata PBBH yang dihasilkan sebesar 42,77 g/ekor/hari. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan pakan lengkap berbasis hasil samping pertanian mampu mendukung konsumsi dan kecernaan nutrien pada domba betina, namun respons pertumbuhan dan efisiensi penggunaan pakan masih relatif rendah. Kondisi tersebut berkaitan dengan kandungan PK dan TDN yang relatif rendah serta kandungan NDF yang tinggi, sehingga formulasi pakan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan keseimbangan nutrien dan produktivitas domba ekor gemuk betina

Keywords


domba ekor gemuk, hasil samping pertanian, kecernaan, pakan lengkap, produktivitas

Full Text:

PDF

References


AOAC. 2005. Official Methods of Analysis.18th ed. Association of Official Agricultural Chemists. Washington, D

Almahdy, H., W. Tess, E. El-Tawil, E. Shehata , H. Mansour. 2000. Evaluation of Egyptian sheep production systems: I. Breed crosses and management systems. J. Anim. Sci. 78:283-287.

Ananda. P, Usman Y., Yaman M.A. 2021. Body Weight Comparison of Male and Female Local Sheep Due to Differences in The Composition of Basalt Feed, Fermentation Concentrate, and Water Hyacinth Silage. JURNAL ILMIAH MAHASISWA PERTANIAN E-ISSN: 2614-6053 P-ISSN: 2615-2878 Volume 6, Nomor 3, Agustus 2021 www.jim.unsyiah.ac.id/JFP

Anonymous, 2014. Pedoman Pembibitan Kambing dan Domba Yang Baik. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 102/Permentan/OT.140/7/2014 Tahun 2014. Dirjen Peternakan. Indonesia. BN. 2014 Nomor 1081, jdih.pertanian.go.id

Inounu, I. B., B. Tiesnamurti, Subandriyo dan H. Martojo. 1999. Produksi anak pada domba prolifik. Jurnal Ilmu Ternak 4(3): 25-38

Lupton. C. J. 2008. ASAS Centtennial paper: Impacts of animal science reseatch on United states sheep production and predictions for the future. K. Anim. Sci. 86: 3252-3274

Marbun, Ferynando , Baliarti (2006). Pengaruh Peningkatan Kualitas Pakan Terhadap Pertambahan Bobot Badan Domba Lokal. Skripsi. S1 Ilmu Dan Industri Peternakan. UGM

Rozak F, AL F, Hanim M.C, Yusiati,L.M.2019. Konsumsi dan Kecernaan Nutrien pada Domba Merino Jantan dan Betina yang Diberi Pakan Tunggal Jerami Kacang Tanah. Skripsi. S1 Ilmu Dan Industri Peternakan. UGM.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v9i2.14522

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.