Pengaruh Edukasi Homecare Terhadap Self Efficacy Caregiver Melakukan Perawatan Luka Sederhana Ulkus Diabetik

Daniel Suranta Ginting, Syahdiva Andira Panjaitan


Abstract


Menurut Kementerian Kesehatan RI (2018) dalam perbandingan RISKESDAS tahun 2013 dan 2018 prevalensi Diabetes Mellitus di Sumatera Utara merupakan provinsi dengan prevalensi terbesar ketiga di Pulau Sumatera setelah Bangka Belitung dan Aceh. Prevalensi DM di Provinsi Sumatera Utara sebesar 2,3%, prevalensi tertinggi di Deli Serdang mengalami peningkatan sebesar 2,9%. DM di RSUD Deli Serdang meningkat sebesar 42,65% dari tahun 2013 hingga tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh home care education terhadap efikasi diri caregiver dalam menangani luka ulkus diabetik sederhana di Puskesmas Deli Tua Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian Quasy eksperimen one group pre post test design. Metode pengukuran menggunakan kuesioner yang dianalisis secara univariat dan bivariat dengan analisis uji T berpasangan. Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh homecare education terhadap efikasi diri caregiver dalam menangani luka ulkus diabetik sederhana dengan nilai p-value 0,000<0,05. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata sebelum dan sesudah diberikan pendidikan sebesar 4,80. Dan hasil uji pairet diperoleh nilai p : 0,000 artinya p < 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan pemberian homecare education terhadap Self Efficacy Caregiver yang melakukan perawatan luka sederhana tukak diabetic.


Keywords


Homecare, Self-Efficacy Caregiver, Wound Care

Full Text:

PDF

References


Aini. (2018). Hubungan Perawatan Kaki dengan Resiko Ulkus Kaki Diabetes .

Aisyah Dzil Kamalah,, Ahsan, Heri Kristianto. (2020). efektifitas psikoedukasi keluarga dalam.

Ariyanti. (2018). Teori Model Keperawatan Beserta Aplikasinya Dalam Keperawatan.

Assosiation, A. D. (2018). Journal Standarts of Medical Care in Diabetes. USA : The American Associtation of Diabetes Educators, the American Diabetes Association.

Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Contro. New York: W.H.Freeman and Company.

Banna, T. (2014). Korelasi antara self efficasy dalam perawatan kaki dengan perilaku perawatan kaki pasien diabetes melitus di rumah sakit umu pusat Dr. Hasan Sadikin Bandung.

Damayanti, S. (2017). Efektifitas (Self-Efficacy Enhancement Intervention Program (SEEIP) Terhadap Efikasi Diri Manajemen Diabetes Mellitus Tipe Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta.

Daniel Suranta Ginting, Mulai Tarigan, Rina Amelia. (2021). Perilaku Keluarga dalam Merawat Penderita Kaki Diabetik di Rumah.

Dewi, A 2007,' Hubungan aspek- aspek perawatan kaki diabetes dengan kejadian ulkus kaki diabetes pada pasien diabetes militus, Mutiara Medika, vol. 7 No.22, 13-18.

Fadlun Firahmiati Amrin, Wantonoro. (2022). Efektivitas Edukasi Berbasis Home Care terhadap selft-efficacy cargiver dalam melakukan perawatan luka sederhana ulkus diabeti keperawatan,6.

Hastuti, R 2008, Faktor risiko ulkus diabetik pada penderita diabetes melitus'. tesis. Semarang: Program Studi Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro.

Pratama. (2009). Care GiverCompetency in Prevention Risk of Diabetes Mellitus Pattient. ABDIMAS, 1140-1144




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v6i2.8598

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.