Faktor Resiko Kejadian TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Siborong-borong Tahun 2024

Robinsar Simaremare, Dona Nababan, Jasmen Manurung, Kesaktian Manurung, Taruli Rohani


Abstract


Tuberkulosis adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Ada beberapa faktor kemungkinan yang menjadi risiko terjadinya penyakit tuberkulosis, diantaranya yaitu faktor kependudukan (umur, jenis kelamin, status gizi, peran keluarga, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan), faktor lingkungan rumah (luas ventilasi, kepadatan hunian, intensitas pencahayaan, jenis lantai, kelembaban rumah, suhu dan jenis dinding), perilaku (kebiasaan membuka jendela setiap pagi dan kebiasaan merokok) dan riwayat kontak (Wulandari AA,2019). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor resiko kejadian TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Siborongborong. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional, Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Siborongborong, pada bulan Oktober 2023 sampai dengan Maret 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Siborongborong. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan kepadatan hunian (0,002), luas ventilasi (0,033), kelembapan hunian (0,001), jenis lantai (0,001), merokok (0,007), riwayat kontak serumah (0,004) dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Siborongborong. Dan tidak ada hubungan pencahayaan (0,326) denganĀ  kejadian TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Siborongborong tahun 2024

Keywords


Faktor Resiko, TB Paru, Puskesmas

Full Text:

PDF

References


Andi Irham Muhammad. 2013. Hubungan Tingkat Sirkulasi Oksigen Dan Karakteristik Individu Dengan Kejadian TB Paru Pada Kelompok Usia Produktif Di Puskesmas Pondok Pucung .

Ayomi, A. C., Setiani, O., & Joko, T. 2012. Faktor Risiko Lingkungan Fisik Rumah dan Karakteristik Wilayah Sebagai Determinan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua.

Halim Dan Budi Satria. 2017. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian TB Paru Di Puskesmas Sempor I Kebumen. Herlina M. L. 2015. Butiop. Hubungan Kontak Serumah, Luas Ventilasi Dan Suhu Dengan Kejadian Tuberculosis Paru Di Desa Wori.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Profil Kesehatan Indonesia 2012. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia;

Paru. 2012. Unnes Journal of Public Health.

Sutiningsih. 2012. Hubungan Antara Karakteristik Individu, Praktik Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Tuberculosis Di Kecamatan Semarang Utara Tahun

WHO. Global Tuberculosis Report 2018. World Health Organization

World Health Organization. 2020. Global Tuberculosis Reporrt. Geneva: WHO Press;

Wulandari, S.2012. Hubungan Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis

Yulied Lalombo Alfah. 2015. Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Siloam Kecamatan Tamako Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Zuriya Yufa. 2016.Hubungan antara faktor host dan lingkungan dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja puskesmas pamulung tahun 2016.




DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i1.9865

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.