Faktor Resiko Kejadian TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Siborong-borong Tahun 2024
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andi Irham Muhammad. 2013. Hubungan Tingkat Sirkulasi Oksigen Dan Karakteristik Individu Dengan Kejadian TB Paru Pada Kelompok Usia Produktif Di Puskesmas Pondok Pucung .
Ayomi, A. C., Setiani, O., & Joko, T. 2012. Faktor Risiko Lingkungan Fisik Rumah dan Karakteristik Wilayah Sebagai Determinan Kejadian Penyakit Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua.
Halim Dan Budi Satria. 2017. Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian TB Paru Di Puskesmas Sempor I Kebumen. Herlina M. L. 2015. Butiop. Hubungan Kontak Serumah, Luas Ventilasi Dan Suhu Dengan Kejadian Tuberculosis Paru Di Desa Wori.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Profil Kesehatan Indonesia 2012. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia;
Paru. 2012. Unnes Journal of Public Health.
Sutiningsih. 2012. Hubungan Antara Karakteristik Individu, Praktik Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Tuberculosis Di Kecamatan Semarang Utara Tahun
WHO. Global Tuberculosis Report 2018. World Health Organization
World Health Organization. 2020. Global Tuberculosis Reporrt. Geneva: WHO Press;
Wulandari, S.2012. Hubungan Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis
Yulied Lalombo Alfah. 2015. Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Siloam Kecamatan Tamako Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Zuriya Yufa. 2016.Hubungan antara faktor host dan lingkungan dengan kejadian TB Paru di wilayah kerja puskesmas pamulung tahun 2016.
DOI: https://doi.org/10.30743/best.v7i1.9865
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


1.jpg)














