Pelaksanaan Upaya Yang Diberikan Untuk Melindungi Anak Dari Ekploitasi Untuk Dijadikan Pengemis

Atika Sunarto

Abstract


The cause of the child ng exploited to serve as the perpetrator of a crime is an internal factor. This internal factor is more directed to a family's situation factor which describes a situation within the individual and the family of a child who is exploited to be a beggar who encourages them to beg. These factors are individual and family poverty, age, formal education, parental permission, low skills and mental attitude. Criminal law policy against perpetrators who send children as beggars can be categorized as perpetrators of criminal acts so that the perpetrators may be subject to criminal or imprisonment sanctions or both at once. The threat of imprisonment is a maximum of 10 (ten) years, while a maximum fine of Rp. 200,000,000.00 (two hundred million rupiah). Criminal liability for the perpetrator who commits the child as a beggar is an act as regulated in the provisions of Article 301 of the Criminal Code and Article 76 I and Article 88 of Law Number 35 Year 2014 About Amendment to Law Number 23 Year 2002 on Child Protection regulates the subject of ordering the child begging the begging is a criminal act and to the perpetrator may be subject to criminal sanctions.

 

Keywords: Children, Begging


Full Text:

PDF

References


A. Buku

Bambang Sunggono, 2003, Metodologi Penelitian Hukum, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Bambang Sunggono, 1994, Hukum Lingkungan dan Dinamika Kependudukan, Bandung: Citra Aditya Bakti.

Departemen Agama RI, 2002, Alquran dan Tejemahannya.

Departemen Pendidikan Nasional, 2008, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Erdianto Effendi, 2011, Hukum Pidana Indonesia, Suatu Pengantar, Jakarta: Refika Aditama.

Hilman Hadikusuma, 1992, Bahasa Hukum Indonesia, Bandung: Alumni.

Indrawan, 1981, Kamus Bahasa Indonesia, Jompang: Lintas Media.

Irma SetyowatiSoemitro, S.H. Aspek Hukum Perlindungan Anak, Cetakan Pertama, Bumi Aksara, Jakarta, November, 1990

J. Satrio, J, 1999, Hukum Pribadi – Bagian I – Persoon Alamiah, Bandung: Citra Aditya Bakti.

M. Nipan Halim, 2001, Anak Saleh Dambaan Keluarga, Yogyakarta: Mitra Pustaka.

Muhammad Djumhana, 1994, Hukum Ekonomi Sosial Indonesia, Bandung: Citra Aditya Bakti.

Moeljatno, 2008. Asas–Asas Hukum Pidana. Bandung: Rineka Cipta.

Roni Wiyanto, 2012. Asas-Asas Hukum Pidana Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

R. Soepomo, 1989, Hukum Perdata Adat, Jakarta: Sinar Grafika.

R. Soetojo Prawirohamidjojo & Marthalena Pohan, 2000, Hukum Orang dan Keluarga, Surabaya: Airlangga University Press.

Topo Santoso dan Eva Achjani Zulfa, 2003, Kriminologi, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Wirjono Projodikoro, 2003. Asas–Asas Hukum Pidana di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

B. Peraturan Perundang-Undangan

UUD 1945 (Amandemen IV)

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana No. 1 Tahun 1946

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2009 Tentang Kesejahteraan Sosial

Undang-Undang No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak

C. Internet

Benradit.wordpress.com, “Menciptakan Pilihan bagi Gelandangan & Pengemis Anak-Anak”,http://benradit.wordpress.com/2012/03/29/menciptakan-pilihan-bagi-gelandangan-pengemis-anak-anak.

Gede Sedana, "Faktor Penyebab Terjadinya Gelandangan Dan Pengemis", Melalui https://gedesedana.wordpress.com/2009/07/28/faktor-penyebab-terjadinya-gelandangan-dan-pengemis/.

Iman Herlambang, “Pengertian Pertanggungjawaban Pidana”, http://imanhsy.blogspot.com/2011/12/pengertian-pertanggungjawaban-pidana.html.

Isma Riskawati dan Abdul Syani, "Faktor Penyebab Terjadinya Gelandangan Dan Pengemis (Studi Pada Gelandangan dan Pengemis Di Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung)", Jurnal Sociologie, Vol. 1, No. 1.

Johny Nelson simanjuntak, "Memacu Upaya Nasional Mewujudkan Perlindungan Anak",Melaluihttps://www.facebook.com/notes/sahabat-anak/memacu-upaya-nasional-mewujudkan-perlindungan-anak/10152524169790943.




DOI: https://doi.org/10.30743/jhk.v21i3.5309

Refbacks

  • There are currently no refbacks.