KOMUNIKASI INTERPERSONAL PELATIH DAN ATLET DALAM MENGAJARKAN NILAI FILOSOFI GERAKAN PENCAK SILAT DI PERGURUAN PATBANBU DUKO GENERATION

Sintia Febriani, Febry Ichwan Butsi


Abstract


Pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai olahraga bela diri, tetapi juga mengandung nilai-nilai filosofi yang menjadi landasan pembentukan karakter atlet. Proses penanaman nilai-nilai tersebut memerlukan komunikasi interpersonal yang efektif antara pelatih dan atlet agar makna yang terkandung dalam setiap gerakan dapat dipahami dan diinternalisasikan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal pelatih dan atlet dalam mengajarkan nilai filosofi gerakan pencak silat yang ditinjau dari aspek keterbukaan (openness), empati (empathy), dukungan (supportiveness), rasa positif (positiveness), dan kesamaan (equality). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan yang terlibat dalam proses latihan pencak silat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai proses komunikasi interpersonal yang terjadi antara pelatih dan atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran yang sangat penting dalam proses penyampaian dan pemahaman nilai-nilai filosofi gerakan pencak silat. Keterbukaan yang dibangun pelatih mampu menciptakan suasana komunikasi yang efektif dan kondusif selama proses latihan. Empati dan dukungan yang diberikan pelatih membantu atlet memahami makna filosofis setiap gerakan sekaligus meningkatkan motivasi dan semangat berlatih. Selain itu, rasa positif dan kesamaan yang terjalin antara pelatih dan atlet memperkuat hubungan interpersonal serta menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, saling menghormati, dan saling menghargai. Dengan demikian, penerapan aspek-aspek komunikasi interpersonal terbukti berperan penting

Full Text:

PDF

References


Achmad, A. A., & Nurhadianti, R. R. D. D. (2023). Hubungan Konsep Diri Dan Keterbukaan Diri Dengan Komunikasi Interpersonal Pada Mahasiswa Perantau Di Universitas Persada Indonesia Yai. Psikologi Kreatif Inovatif, 3(1), 96–105.

Anggito, A. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Cv Jejak.

Ardiansyah, M. Z. D., Kurniawan, A. W., & Saputra, L. G. (2025). Pengembangan Media Latihan Teknik Jurus Untuk Tingkat Sabuk Putih Perguruan Silat Nasional Perisai Putih Ranting Kepanjen. Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia, 9(1), 37–48.

Astari, C., & Santosa, H. P. (2019). Hubungan Antara Kualitas Komunikasi Keluarga Dan Persepsi Tentang Abusive Relationship Dengan Perilaku Kekerasan Dalam Pacaran Kelompok Usia Dewasa Muda. Interaksi Online, 7(2), 153–164.

Astuti, F. N., Riyanto, B., & Sihabuddin, S. (2023). Komunikasi Interpersonal Pelatih Dalam Meningkatkan Motivasi Berprestasi Atlet Di Pb Purnama Solo. Solidaritas, 7(2).

Devito, J. A. (2016). The Interpersonal Communication Book (14th Ed.). Pearson Education.

Mardianti, Et Al. (2019). Komunikasi Interpersonal Pasangan Ta’aruf Online Dating Di Rumahtaaruf.Com. Journal Communication Spectrum: Capturing New Perspectives In Communication, 9(1).

Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sahir, S. H. (2021). Metodologi Penelitian. Penerbit Kbm Indonesia.

Wijayani, Q. N. (2021). Efektivitas Komunikasi Interpersonal Anak Jalanan. Jurnal Komunikasi, 15(2), 181–194.

Yulianto, M. A., Sudaryanto, E., & Muthmainnah, A. N. (2024). Peran Komunikasi Interpersonal Pelatih Dengan Atlit Menembak Club Brawijaya Sc Dalam Meningkatkan Prestasi Pada Kejuaraan Provinsi “Porprov 2022.” Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Komunikasi (Semakom), 2(1, Januari), 563–572.




DOI: https://doi.org/10.30743/jdkik.v4i2.13965

Refbacks

  • There are currently no refbacks.