Peran Zikir dalam Membentuk Kesehatan Mental Jamaah: Studi Kasus Jemaah Surau Asraful Amin Kecamatan Stabat

Syarifuddin Syarifuddin

Abstract


This study aims to look at the role of remembrance in shaping mental health in the congregation of Surau Asraful Amin in Stabat District, Langkat Regency. Recitation in a psychological view has a great spiritual effect, namely as an addition to a sense of faith, devotion, honesty, fortitude and maturity in life. This study used qualitative research methods. Data collection was carried out using the library research method. This method is used to conduct a study of some literature, either in the form of books, magazines, bulletins, newspapers, the internet, seminar results and other sources related to the formulated problem. The results of the study showed: (1) the practice of remembrance at Surau Asraful Amin, Stabat District, succeeded in changing the behavior of worshipers at this mosque for the better; (2) the practice of remembrance carried out at Surau Asraful Amin in shaping the mental health of the congregation has succeeded in bringing the congregation to happiness and mental health and even being able to develop their potential optimally.


Keywords


Dhikr method; mental health; congregation Surau Asraful Amin

Full Text:

PDF

References


Afconneri, Y., & Puspita, W. G. (2022). Faktor-Faktor Kualitas Hidup Pasien Skizofernia . Jurnal Keperawatan Jiwa , 8(3), 273–278.

Ariadi, P. (2019). Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam. Syifa’ Medika: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 3(2), 118–128. https://doi.org/10.32502/sm.v3i2.1433

Darajat, Z. (1991). Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang.

Ervina, A. (2015). Hubungan Gangguan Tidur dengan Status Mental Emosional pada Anak Berumur 14-17 Tahun (Skripsi). Universitas Sumatera Utara, Medan.

Fuad, I. (2016). Menjaga Kesehatan Mental Perspektif Al-Qur’an dan Hadits. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 1(1), 31–50. https://doi.org/10.33367/psi.v1i1.245

Hasanah, W. O., & Haziz, F. T. (2021). Implementasi Teori Humanistik dalam Meningkatkan Kesehatan Mental. Nosipakabelo: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 2(2), 79–87. https://doi.org/10.24239/nosipakabelo.v2i02.841

Heryana, E., Mahfudz, M., Luthfiah, W., Fitriani, F., & Raihan, R. (2022). Konsep Dzikir Sebagai Terapi Gangguan Bipolar. Jurnal Riset Agama, 2(1), 53–67. https://doi.org/10.15575/jra.v2i1.15683

Hutasuhut, S. M. (2016). Hubungan Perawakan Pendek terhadap Kesehatan Mental pada Remaja Usia 11-17 Tahun (Tesis). Universitas Sumatera Utara, Medan.

Ibrahim, I., & Mirza, M. (2022). Praktik Zikir Suluk Sebagai Psikoterapi di Aceh. Seurune : Jurnal Psikologi Unsyiah, 5(2), 209–232. https://doi.org/10.24815/s-jpu.v5i2.27453

Idaiani, S., & Riyadi, E. I. (2018). Sistem Kesehatan Jiwa di Indonesia: Tantangan untuk Memenuhi Kebutuhan. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 70–80. https://doi.org/10.22435/jpppk.v2i2.134

Jalaluddin. (2007). Kesehatan Mental. Yogyakarta: Suka Press.

Jannah, L., Hafifah, V. N., & Rahman, H. F. (2022). Pengaruh Terapi Musik Terhadap Klien Skizofrenia Paranoid pada Halusinasi Pendengaran di Paviliun Seroja Rumah Sakit Umum Koesnadi Bondowoso. Jurnal Penelitian IPTEKS, 7(2), 105–109. https://doi.org/10.32528/IPTEKS.V7I2.7297

Lubis, L. T., Sati, L., Adhinda, N. N., Yulianirta, H., & Hidayat, B. (2019). Peningkatan Kesehatan Mental Anak dan Remaja Melalui Ibadah Keislaman. Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 16(2), 120–129. https://doi.org/10.25299/jaip.2019.vol16(2).3898

Mawangir, M. (2015). Zakiah Daradjat dan Pemikirannya Tentang Peran Pendidikan Islam dalam Kesehatan Mental. Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama, 16(2), 53–65. Retrieved from http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/JIA/article/view/508

Mulyani, S., & Habib, M. (2020). Urgensi Kesehatan Mental dalam Pendidikan Islam. Qalam: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2). https://doi.org/10.57210/QLM.V1I2.28

Nelson, J. M. (2009). Psychology, Religion, and Spirituality. New York: Springer Science & Business Media.

Ridlo, I. A. (2020). Pandemi COVID-19 dan Tantangan Kebijakan Kesehatan Mental di Indonesia. INSAN Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental, 5(2), 162–171. https://doi.org/10.20473/jpkm.V5I22020.162-171

Rofiqah, T. (2017). Konseling Religius: Mengatasi Rasa Kecemasan dengan Mengadopsi Terapi Zikir Berbasis Counseling: Overcoming Anxiety with the Adoption of Religiopsikoneuroimunologi Based Remembrance Therapy. KOPASTA: Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling, 3(2). https://doi.org/10.33373/kop.v3i2.559

Saputra, R., Dalimunthe, R. P., & Mulyana, M. (2021). Menyeimbangkan Ritualitas dan Partisipasi Sosial: Konsep Tasawuf Sosial Amin Syukur. NALAR: Jurnal Peradaban Dan Pemikiran Islam, 5(1), 14–30. https://doi.org/10.23971/njppi.v5i1.2788

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhaimi, S. (2016). Gangguan Jiwa dalam Perspektif Kesehatan Mental Islam. An-Nida’, 40(1), 23–30. https://doi.org/10.24014/AN-NIDA.V40I1.1492




DOI: https://doi.org/10.30743/mkd.v7i1.6629

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Syarifuddin

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under CC BY 4.0