Maintaining Marital Stability After Infidelity: A Case Study of Childless Couples from the Perspective of Maqāṣid al-Sharīʿah
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abbas, Nur Amalia. “Istri Menggugat Cerai: Tahapan Perceraian Dan Dinamika Emosional Di Balik Proses Hukum.” Mari News Mahkamah Agung, 2025. https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/istri-menggugat-cerai-tahapan-perceraian-dan-dinamika-emosi-0Jn.
Agnew, Christopher, and Xinema Arriaga. “The Invesment Model of Commitment Processes,” 2011. https://docs.lib.purdue.edu/psychpubs.
Anisa, and Diana Rahmasari. “Forgiveness Pada Istri Korban Perselingkuhan Yang Mempertahankan Pernikahan.” Character: Jurnal Penelitian Psikologi 8, no. 7 (2021): 181–83.
Arkam, A Nurfadiyah, Asniar Khumas, and Faradillah Firdaus. “Fenomena Gambaran Pemaafan Suami Terhadap Istri Yang Pernah Berselingkuh Namun Mempertahankan Pernikahan” 2, no. 1 (2022).
Az-Zahra, Balqish. “Pahami Perbedaan Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris,” 2024. https://uptjurnal.umsu.ac.id/pahami-perbedaan-penelitian-hukum-normatif-dan-empiris/.
Bernecker, Andreas. “Is Status Quo Bias Explained by Anchoring? Evidence from Survey Experiments *,” no. September 2011 (2014). www.vwl.uni-mannheim.de.
Dewanti, Aziz, Hasbi Umar, Rahmi, and Hidayati. “Dampak Perselingkuhan Terhadap Hubungan Rumah Tangga Suami Istri.” Jurnal Studi Hukum Islam 13, no. 2 (2024): 65–69.
Etikan, Ilker. “Comparison of Convenience Sampling and Purposive Sampling.” American Journal of Theoretical and Applied Statistics 5, no. 1 (2016): 1. https://doi.org/10.11648/j.ajtas.20160501.11.
Faridah, Yuyun, Program Studi Magister, Hukum Keluarga Islam, Universitas Islam, Negeri Sultan, and Syarif Kasim. Upaya Mempertahankan Keharmonisan Rumah Tangga Tanpa Anak Perspektif Maqashid Al - Syari’ah Di Kecamatan Tambusai, 2025.
Fariedza, Muhammad Abyan, and Misbahuzzulam. “Pendekatan Maqashid Syariah Dalam Mencegah Perceraian Di Era Media Sosial” 6, no. July (2025): 392–405.
Gandana, Syam Syahrul Dwi, Teguh Febryanto P. Mangawe, Tys’a Ramadhani, and Wafiy Adzkia Susilowati. “Dinamika Psikologis Dan Strategi Koping Pada Korban Perselingkuhan Dalam Pernikahan.” Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan 1, no. 1 (2026): 39–48. https://doi.org/10.54443/sikontan.v1i1.356.
Gilligan, Carol. In a Different Voice: Psychological Theory and Women’s Development. Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press, 1982.
Hadrowi, Amal. “Faktor-Faktor Penyebab Peningkatan Angka Perceraian Dengan Alasan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” 2014.
Hasanah, Uswatun. “Pengaruh Perceraian Orangtua Bagi Psikologis Anak.” AGENDA: Jurnal Analisis Gender Dan Agama 2, no. 1 (2020): 18. https://doi.org/10.31958/agenda.v2i1.1983.
Ikhwanisifa, Raudatussalamah. “Peran Religious Coping Dan Tawakal Untuk Meningkatkan Subjective Wellbeing Pada Masyarakat Melayu.” Jurnal Psikologi 18, no. 1 (2022): 44–50. http://dx.doi.org/10.24014/jp.v18i1.15265.
Islamiati, tri yuli. “Ketanggauhan Pribadi Mempertahankan Perkawinan Pada Korban Perselingkuhan,” 2012.
Kusumaningrum, Zulfa Safitri, Amirudin, Amirudin. “Keputusan Perempuan Memaafkan Ketidaksetiaan Pasangan.” Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi 4, no. 2 (2021): 61–70.
Lestari, Stya Wiwik. “Strategi Istri Dalam Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga Pasca Perselingkuhan Perspektif Hukum Islam Dan Undang-Undang,” 2022.
Ma’rufa, M. Qaulan, Abdi Erianto, Tasya Mayasita, Faridatuzzakiah, and Danan Satriyo Wibowo. “A Literature Review : Is It Love Or Emotional Dependency.” Fakultas Psikologi Unmuh Jember 3 (2025): 28–41. https://simposiumpsi49.unmuhjember.ac.id.
Margaretha, Claudia, Yuspendi Yuspendi, and Maria Yuni Megarini Cahyono. “Peran Religious Coping Terhadap Emotional Well-Bieng Pada Komunitas Dewasa Awal Di Gereja ‘X’ Semarang.” Humanitas (Jurnal Psikologi) 8, no. 2 (2024): 255–65. https://doi.org/10.28932/humanitas.v8i2.8802.
Munjiatun, Munjiatun, Nur Ihsan, and Dliyaul Muqsith. “Perselingkuhan Dalam Perspektif Tafsir Al Maqashidi.” Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development 8, no. 1 (2025): 611–27. https://doi.org/10.38035/rrj.v8i1.1907.
Muntamah, Bening Siti, and Suryanto. “Ketahanan Keluarga Pada Pasangan Yang Menikah Di Usia Dini Family Resilience in Early Age Marriages.” PSYCHE: Jurnal Psikologi 5, no. 2 (2023): 2686–0430. http://journal.uml.ac.id/TIT.
Natalie, Christine, and Jeanette Retnasanti. “Alasan Istri Tetap Bertahan Menghadapi Perselingkuhan Jangka Panjang Suami.” Universitas Indonesia Library, 2005. https://lib.ui.ac.id/detail?id=20287653&lokasi=lokal.
Nurhadi. “Maqashid Syari‘ah Hukum Perkawinan Dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI).” AL-FIKRA: Jurnal Ilmiah Keislaman 16, no. 2 (2017): 203–32.
Pragholapati, Andria. “Pengalaman Seseorang Yang Bercerai Karena Perselingkuhan Di Kota Bandung: Fenomenologi.” Jurnal Surya Muda 2, no. 2 (2020): 66–75. https://doi.org/10.38102/jsm.v2i2.64.
Qonita, L. “Kekerasan Dalam Rumah Tangga Sebagai Alasan Perceraian Dalam Perspektif Maqasid Syari’ah Dan Hukum Nasional.” Jurnal Usrah 4, no. 1 (2025): 88–102.
Rabbani, Fitya Nabila. “Sejumlah 62% Sebab Perceraian Di Indonesia Adalah Tidak Mampu Mengelola Pertengkaran,” 2024. https://sabili.id/sejumlah-62-sebab-perceraian-di-indonesia-adalah-tidak-mampu-mengelola-pertengkaran/.
Rahayu, Nur Dewi. “Memaafkan Dan Komitmen Pernikahan Pada Istri Setelah Diselingkuhi Oleh Suami.” Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 7, no. 1 (2019): 59–66. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i1.4706.
Setiawan, Andika. “Ingin Bercerai Tapi Kasihan Anak? Pertimbangkan Hal Ini,” 2025. https://jasacerai.com/ingin-bercerai-tapi-kasihan-anak/#:~:text=Rasa tanggung jawab terhadap masa,rumah tangga sudah tidak sehat.
Shaleha, Rinanda Rizky Amalia, and Iis Kurniasih. “Ketidaksetiaan : Eksplorasi Ilmiah Tentang Perselingkuhan.” Buletin Psikologi 29, no. 2 (2021): 218. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.55278.
Sharma, Triveni. “The Psychological Fallout Of Romantic Betrayal : Gendered Pathways And Outcomes” 13, no. 7 (2025): 728–37.
Siroj, Ahmad Hasyim. “Studi Komparasi Konsep Rumah Tangga Pemikiran Imam Al-Ghazali Dan KH.Husein Muhammad,” 2022.
Syaiful, Syaiful. “Forgiveness Terhadap Perselingkuhan Demi Keberlangsungan Pendidikan Anak.” IDEALITA: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Keagamaan 2, no. 1 (2022): 35–50. https://doi.org/10.62525/10.62525/idealita.2022.v2.i1.35-50.
Syawaluddin, Muhammad, Syarif Hidayatullah, and Muh Yunan Putra. “Motif Perceraian Pada Masyarakat Desa Wawonduru Dan Dampak Terhadap Psikologi Anak.” NALAR: Journal Of Law and Sharia 2, no. 3 (2024): 195–202. https://doi.org/10.61461/nlr.v2i3.114.
Utama, Denisa Louis Nathania. “Pola Komunikasi Interpersonal Antara Cucu Dengan Nenek Dan Kakek Pasca Perceraian,” 2024.
Valencia, Gracela. “40% Pasangan Di Indonesia Melakukan Perselingkuhan, Apa Alasannya?,” 2023. https://kumparan.com/gracela-valencia/40-pasangan-di-indonesia-melakukan-perselingkuhan-apa-alasannya-1zySax4Utrv.
Wulandari, Rika, Fathya Putri Kamilla, Ahmaddin Ahmad Tohar, Khairil Anwar, and Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. “KETIDAKSETIAAN: Eksplorasi Ilmiah Tentang Perselingkuhan Ditinjau Dari Perspektif Psikologi” 9, no. 1 (2025): 32990–96.
Yoga, Gede, Weda Ananda, and Komang Rahayu Indrawati. “Dampak Fisik , Emosional , Dan Perilaku Pada Perempuan Korban Perselingkuhan : Sebuah Tinjauan Literatur” 6, no. 1 (2026): 467–76.
Yulianto, Harry. “Dinamika Pemulihan Dan Rekonstruksi Kepercayaan Pasca-Perselingkuhan Istri Dalam Perspektif Psikologi Islam : Strategi Resiliensi Keluarga The Dynamics of Recovery and Trust Reconstruction after Wifely Infidelity from an Islamic Psychology Perspective : F,” no. November (2025): 17650–72.
DOI: https://doi.org/10.30743/taushiah.v16i1.13894
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Nadhifa Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

