Influence of Participation in Life Skill Halaqah Khusus Program on Students’ Independence in Memorizing the Qur’an

Ananta Jelita Putri Ayu, Ramlan Padang, Rahmat Rifai Lubis


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keikutsertaan dalam Program Life Skill Halaqah Khusus dan kemandirian siswa dalam menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang melibatkan 25 siswa peserta program pada sebuah sekolah dasar Islam. Data dikumpulkan melalui angket berskala Likert, observasi terstruktur, dan wawancara dengan pembina halaqah. Hasil pengujian instrumen menunjukkan bahwa seluruh butir angket dinyatakan valid, dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,767 untuk variabel keikutsertaan program dan 0,800 untuk variabel kemandirian menghafal, yang menunjukkan reliabilitas yang memadai. Karena variabel kemandirian menghafal tidak berdistribusi normal, pengujian hipotesis menggunakan korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara keikutsertaan dalam Program Life Skill Halaqah Khusus dan kemandirian siswa dalam menghafal Al-Qur’an, dengan koefisien korelasi sebesar 0,487 dan nilai signifikansi 0,013. Analisis regresi tambahan menghasilkan nilai R Square sebesar 0,415, yang menunjukkan bahwa keikutsertaan program memberikan kontribusi sebesar 41,5% terhadap variasi kemandirian menghafal, sedangkan 58,5% berkaitan dengan faktor lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi life skill dalam kegiatan tahfidz dapat memperkuat disiplin, tanggung jawab, regulasi diri, manajemen waktu, dan kemandirian siswa dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.

Keywords


Life Skills, Halaqah, Independence in Qur’anic Memorization

Full Text:

PDF

References


Al-Abrasyi, M. A. (1993). Dasar-dasar pokok pendidikan Islam (H. Bustami, A. Gani, & Djohar Bahry, Trans.). Bulan Bintang.

Al-Hafidz, A. W. (2005). Bimbingan praktis menghafal Al-Qur’an. Bumi Aksara.

Arikunto, S. (2014). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (15th ed.). Rineka Cipta.

Bai, X., & Gu, X. (2022). Effect of teacher autonomy support on the online self-regulated learning of students during COVID-19 in China: The chain mediating effect of parental autonomy support and students’ self-efficacy. Journal of Computer Assisted Learning, 38(4), 1173–1184. https://doi.org/10.1111/jcal.12676

Dent, A. L., & Koenka, A. C. (2016). The relation between self-regulated learning and academic achievement across childhood and adolescence: A meta-analysis. Educational Psychology Review, 28(3), 425–474. https://doi.org/10.1007/s10648-015-9320-8

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Kurikulum Pendidikan Agama Islam untuk sekolah dasar. Departemen Pendidikan Nasional.

Durlak, J. A., Weissberg, R. P., Dymnicki, A. B., Taylor, R. D., & Schellinger, K. B. (2011). The impact of enhancing students’ social and emotional learning: A meta-analysis of school-based universal interventions. Child Development, 82(1), 405–432. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2010.01564.x

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2014). Panduan penghafalan Al-Qur’an (tahfidz). Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (n.d.). Al-Qur’an dan terjemahannya. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kirchhoff, E., & Keller, R. (2021). Age-specific life skills education in school: A systematic review. Frontiers in Education, 6, 660878. https://doi.org/10.3389/feduc.2021.660878

Panadero, E. (2017). A review of self-regulated learning: Six models and four directions for research. Frontiers in Psychology, 8, 422. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00422

Pintrich, P. R., & De Groot, E. V. (1990). Motivational and self-regulated learning components of classroom academic performance. Journal of Educational Psychology, 82(1), 33–40. https://doi.org/10.1037/0022-0663.82.1.33

Saefuddin, A. M. (2005). Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam. CV Pustaka Setia.

Shao, J., Chen, Y., Wei, X., Li, X., & Li, Y. (2023). Effects of regulated learning scaffolding on regulation strategies and academic performance: A meta-analysis. Frontiers in Psychology, 14, 1110086. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1110086

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.

Tagat, A., Balaji, A., & Kapoor, H. (2025). The impact of life skills education on socio-emotional development and school-related outcomes among adolescents in India. BMC Public Health, 25, 759. https://doi.org/10.1186/s12889-024-21195-0

UNESCO. (2003). Life skills education for children and adolescents in schools: Introduction and guidelines to facilitate the development and implementation of life skills programmes. World Health Organization.

Yundianto, D., Khatami, M., Bad, A. F., Rangkuti, A. A., & Syahputra, W. (2024). Memorizing the Quran: Exploring academic hardiness, self-efficacy, and perceived social support in Islamic schools. International Journal of Islamic Educational Psychology, 4(2). https://doi.org/10.18196/ijiep.v4i2.19812

Zahrani, F. (2026, March 10). Wawancara tentang pelaksanaan Program Life Skill Halaqah Khusus [Personal communication].

Zimmerman, B. J. (1989). A social cognitive view of self-regulated academic learning. Journal of Educational Psychology, 81(3), 329–339. https://doi.org/10.1037/0022-0663.81.3.329

Zuhri, S. (2018). Pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an di sekolah dasar. UIN Sunan Ampel Press.




DOI: https://doi.org/10.30743/taushiah.v15i2.14243

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Ananta Jelita Putri Ayu, Ramlan Padang, Rahmat Rifai Lubis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.