ANALISIS PERBANDINGAN RENDEMEN MINYAK EUKALIPTUS (EUCALYPTUS OIL) DARI BAGIAN DAUN DAN PANGKAL DAUN MELALUI DESTILASI UAP AIR

Rika Silvany, Putri Rizky, Resti Ayu Ningrum

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan karakteristik fisik minyak kayu putih yang diperoleh dari daun dan pangkal daun Eucalyptus sp. melalui metode distilasi uap. Parameter yang diamati meliputi rendemen, berat jenis, dan indeks bias. Bahan baku daun dan pangkal daun kayu putih masing-masing ditimbang sebanyak 3 kg dan didistilasi selama 2 jam menggunakan alat distilasi uap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan baku berpengaruh nyata terhadap kualitas minyak yang dihasilkan. Rendemen minyak dari daun sebesar 0,64%, sedangkan dari pangkal daun sebesar 0,51%. Berat jenis minyak daun kayu putih sebesar 0,9286, dan berat jenis dari pangkal daun sebesar 0,9260, keduanya masih dalam rentang Standar Nasional Indonesia (SNI 06-3954-1995) yaitu 0,910–0,930. Indeks bias minyak dari daun adalah 1,4773, sedikit lebih tinggi daripada indeks bias dari pangkal daun, yaitu 1,4751, dan sedikit di atas rentang SNI 8834:2019 (1,4600–1,4750). Perbedaan ini menunjukkan bahwa daun eukaliptus mengandung konsentrasi senyawa teroksigenasi seperti 1,8-sineol yang lebih tinggi dibandingkan dengan pangkal daun. Secara keseluruhan, daun eukaliptus menghasilkan minyak dengan rendemen yang lebih tinggi dan sifat fisik yang lebih baik, sehingga menjadikannya bahan baku yang paling sesuai untuk produksi minyak eukaliptus.

Keywords


Minyak kayu putih; hasil; berat jenis; indeks bias; distilasi uap.

Full Text:

PDF

References


Armando, Rochim. (2009). Memproduksi 15 Minyak Atsiri Berkualitas. Penerbit Swadaya: Jakarta.

Guenther, E. (2006). The Essential Oils: History, Origin in Plants, Production, Analysis. Van Nostrand.

Handayani, S., Nurhidayati, A., & Rahmawati, E. (2019). Pengaruh bagian tanaman terhadap karakteristik fisik minyak atsiri daun salam (Syzygium polyanthum). Jurnal Teknologi Pertanian, 20(3), 145–152.

Hidayat, R., & Lestari, A. (2020). Optimasi Proses Destilasi Uap Minyak Atsiri dari Tanaman Aromatik. Jurnal Teknologi Pertanian, 21(2), 75–82.

Ketaren, S. (1987). Minyak Atsiri: Teknologi, Komposisi, dan Analisisnya. UI Press.

Putri, N. D., Handayani, S., & Rofiq, A. (2020). Karakterisasi Minyak Eukaliptus dan Aktivitas Antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Kimia Riset, 5(1), 44–50.

Rachmawati, D., & Nurhayati, N. (2019). Analisis Kandungan Minyak Atsiri pada Daun Eucalyptus globulus. Jurnal Sains Terapan Kimia, 13(3), 159–165.

Rahman, F., Hapsari, D., & Wulandari, E. (2021). Pengaruh Lama Destilasi terhadap Rendemen dan Kualitas Minyak Atsiri Daun Sereh Wangi. Jurnal Teknologi Agroindustri, 15(1), 33–41.

Sari, M. P., Yuliani, D., & Hartono, T. (2021). Perbandingan Kandungan Minyak Atsiri dari Berbagai Bagian Daun Tanaman Aromatik. Jurnal Industri Hijau, 6(2), 112–119.

Sastrohamidjojo, H. (2004). Kimia Minyak Atsiri. Yogyakarta: UGM Press.

Suryani, R., Lestari, D., & Ramadhan, R. (2021). Karakterisasi fisikokimia minyak kayu putih hasil destilasi uap air. Jurnal Sains dan Teknologi Kimia, 12(2), 67–74.

Wibowo, A., & Pratiwi, D. (2018). Pengaruh Umur dan Bagian Daun terhadap Rendemen Minyak Atsiri Tanaman Eukaliptus. Jurnal Agroindustri, 10(1), 25–32.




DOI: https://doi.org/10.30743/cheds.v9i2.12253

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Putri Rizky

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.