KORELASI DAN REGRESI PERUBAHAN KEKUATAN TARIK OTOT TUNGGKAI SEBAGAI AKIBAT PERUBAHAN KEMIRINGAN TUBUH

I Wayan Sukania, Marthinus Chandra, Florencia Charlene Teng


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi dan regresi antara perubahan sudut penarikan dengan kekuatan tarik pada uji kekuatan tarik. Objek utama dalam penelitian ini adalah mahasiswa teknik industri Universitas Tarumanagara angkatan 2024 yang berjumlah 50 praktikan dengan ukuran tubuh yang bervariasi. Penelitian ini menggunakan satu alat yang bernama Pull Dynamometer yang digunakan dengan cara menarik alat tersebut sekuat tenaga. Setiap praktikan akan melakukan pengujian kekuatan tarik dengan sudut yang berbeda-beda, yaitu 0o, 45o, 90o, dan 135o. Data yang telah diperoleh akan dilakukan pengujian normalitas, kecukupan, dan keseragaman data. Hasilnya, seluruh data bersifat normal, cukup, dan seragam yang dapat dilakukan analisis lebih lanjut, yaitu analisis korelasi dan regresi untuk menentukan hubungan antara sudut tarik dengan hasil kekuatan tarik. Didapat hasil bahwa data-data tersebut berkorelasi negatif 60,9% dengan persamaan regresi yang didapat yaitu Y = 68,368 – 0,228X dimana, 𝑋 merupakan variabel sudut tarik dan Y merupakan hasil kekuatan tarik yang diperoleh. Penurunan kekuatan yang signifikan pada sudut yang besar akan dilakukan analisis lebih lanjut dengan pendekatan biomekanika dan fisiologis, bahwa postur membungkuk dapat meningkatkan gaya tekan tulang belakang yang meningkatkan risiko Musculosceletal Disorders (MSDs). Dengan demikian, rekomendasi pada penelitian ini untuk perancangan sistem kerja adalah meminimalkan aktivitas penarikan pada posisi bungkuk yang ekstrem untuk menjaga fungsi otot dan keselamatan kerja

Keywords


Korelasi dan Regresi, Biomekanika, Kekuatan Tarik, Pull Dynamometer, Musculoskeletal Disorders (MSDs)

Full Text:

PDF

References


. Ade Andhika Saputra, Wahyudin, and Asep Erik Nugraha, 2021, Evaluasi Aktivitas Manual Material Handling Dengan Menggunakan Metode Biomekanika Kerja Pada Pengangkatan Thiner di Bagian Warehouse, Jurnal Sistem Teknik Industri, vol. 23, no. 2, pp. 233–244, Juli. doi: 10.32734/jsti.v23i2.6273.

. F. A. Subakti and A. Subhan, 2021, Analisis Ergonomi Stasion Kerja Menggunakan Metode Quick Exposure Checklist Pada PT. Sama-Altanmiah Engineering, Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri, vol. 5, no. 1, p. 55, Apr., doi: 10.35194/jmtsi.v5i1.1307.

. Suryadi and S. Rachmawati, 2020, Work Posture Relations With Low Back Pain Complaint On Partners Part Of Pt β€˜X’ Manufacture Tobacco Products, Journal of Vocational Health Studies, vol. 3, no. 3, pp. 126–130, doi: 10.20473/jvhs.V3I3.2020.126-130.

. M. Ihsan Hamdy, M. Nur, A. Mas, and F. Elsa Suheri, 2019, Analisa Postur Kerja Manual Material Handling (MMH) pada Karyawan Bagian Pembuatan Block Menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) (Studi Kasus: PT Asia Forestama Raya),” Jurnal Teknik Industri, vol. 5, no. 1, pp. 62–65..

. Soleman and A. Priyadi,2020, Analisis Manual Material Handling Untuk Meminimalisir Terjadinya Musculoskeletal Disorder Pada Pekerja Tahu, in Archipelago Engineering, Ambon, Aug. pp. 56–64.

. Chaffin, D. B., Andersson, G. B. J., & Martin, B. J., 2006. Occupational biomechanics (4th ed.). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

. da Costa, B. R., & Vieira, E. R., 2010. Risk factors for work-related musculoskeletal disorders: A systematic review of recent longitudinal studies. American Journal of Industrial Medicine, 53(3), 285–323. https://doi.org/10.1002/ajim.20750

. De Luca, C. J. (1997). The use of surface electromyography in biomechanics. Journal of Applied Biomechanics, 13 (2), 135–163.

. Granata, K. P., & Marras, W. S., 2020. Cost–benefit of muscle cocontraction in protecting Against Spinal Instability. Spine, 25(11), 1398–1404.

. Kumar, S. 2001. Theories of musculoskeletal injury causation. Ergonomics, 44(1), 17–47.

. Marras, W. S., Lavender, S. A., Leurgans, S. E., Fathallah, F. A., Ferguson, S. A., Allread, W. G., & Rajulu, S. L., 1995. Biomechanical risk factors for occupationally related low back disorders. Ergonomics, 38(2), 377–410.

. McGill, S. M., 2007. Low back disorders: Evidence-based prevention and rehabilitation (2nd ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.

. Punnett, L., & Wegman, D. H., 2004. Work-Related Musculoskeletal Disorders: The Epidemiologic Evidence And The Debate. Journal of Electromyography and Kinesiology, 14(1), 13–23.

. Sukania, I. W., 2012. Analisis Ergonomi Postur Kerja Terhadap Keluhan Muskuloskeletal Pada Aktivitas Manual Material Handling. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 11(2), 85–92.

. Sukania, I. W., 2015. Evaluasi Risiko Ergonomi Pada Aktivitas Kerja Manual Menggunakan Pendekatan Biomekanika Dan Postur Kerja. Jurnal Ergonomi Indonesia, 1(1), 15–23.

. Waters, T. R., Putz-Anderson, V., Garg, A., & Fine, L. J., 1993. Revised NIOSH Equation For The Design And Evaluation Of Manual Lifting Tasks. Ergonomics, 36(7), 749–776.

. Torik. 2013,. Analisis Pengaruh Faktor Antropometri Terhadap Kekuatan Otot Manusia Dalam Aktivitas Kerja Manual. Jurnal Teknik Industri, X(X), xx–xx.

. Bazzar, A. M., & Djaali, W., 2022. Hubungan Antara Persentase Lemak Tubuh, Lingkar Perut, Lingkar Pinggang Dan Kekuatan Otot Punggung Pada Mahasiswa olahraga. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(1), 147–152. https://doi.org/10.37012/jik.v14i1.714




DOI: https://doi.org/10.30743/but.v21i3.14113

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 I Wayan Sukania, Marthinus Chandra, Florencia Charlene Teng

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.