ANALISIS NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI UPACARA TURUN MANDI PADA MASYARAKAT DESA

Gema Refira Nugraha, Nurmalia Dewi, Priazki Hajri


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi upacara Turun Mandi pada masyarakat Desa Siulak Gedang Kabupaten Kerinci serta mengidentifikasi tantangan pelestariannya di tengah pengaruh modernisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan 7 informan yang terdiri dari tokoh adat, masyarakat, dan perangkat desa. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi teknik, sumber, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi upacara Turun Mandi mengandung enam nilai kearifan lokal: nilai menghormati, keselarasan, keseimbangan, interaksi, pelestarian lingkungan, dan keindahan. Tantangan pelestarian meliputi menurunnya pemahaman masyarakat, pengaruh modernisasi, dan minimnya dokumentasi budaya.

Keywords


kearifan lokal; tradisi turun mandi; upacara adat; masyarakat Kerinci; pelestarian budaya

Full Text:

PDF

References


Abdussamad, M. (2021). Metodologi penelitian kualitatif: Konsep dan praktik. Jakarta: Prenada Media.

Amal, M., & Hidayah, N. (2020). Tradisi turun mandi: Identitas budaya dan nilai kearifan lokal. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 5(2), 112-124.

Arifin, M. (2021). Globalisasi dan pergeseran nilai budaya lokal. Jurnal Sosial Humaniora, 12(1), 33-45.

Danial, R. (2020). Kearifan lokal dalam menghadapi arus globalisasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(1), 77-88.

Fadli, M. (2020). Budaya dan kearifan lokal: Identitas bangsa di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Sosial, 4(1), 11-20.

Febriana, R. (2017). Tradisi turun mandi dalam masyarakat Minangkabau. Jurnal Ilmu Budaya, 9(1), 77-88.

Hajri, P., Dewi, N., Nugraha, F., & Simaremare, T. P. (2022). Sosialisasi pelestarian kebudayaan lokal dalam menumbuhkan kesadaran kultural. ESTUNGKARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 74-82.

Hasibuan, P., Azmi, R., Arjuna, D. B., & Rahayu, S. U. (2023). Analisis pengukuran temperatur udara dengan metode observasi. Jurnal Garuda Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 8-15.

Heni, L. (2018). Teknik wawancara dalam penelitian sosial. Jurnal Penelitian Sosial, 10(1), 45-56.

Hidayati, S. (2017). Kearifan lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan. Jurnal Ilmu Sosial, 5(2), 101-110.

Lenaini, R. (2021). Purposive sampling dalam penelitian kualitatif. Jurnal Statistika dan Riset, 5(1), 33-40.

Muriono, A. (2020). Tradisi turun mandi dalam masyarakat Kerinci. Jurnal Adat Nusantara, 7(2), 90-102.

Muslih, M. (2019). Kualitas air dan ritual budaya masyarakat. Jurnal Lingkungan dan Budaya, 6(1), 55-66.

Nengsih, D. (2020). Kearifan lokal sebagai sumber nilai dan moral dalam kehidupan sosial masyarakat. Jurnal Sosiologi Nusantara, 6(2), 85-96.

Njatrijani, R. (2018). Peran kearifan lokal dalam pembentukan karakter masyarakat. Jurnal Sosial dan Budaya, 12(2), 210-220.

Nuranisa, N., Aprilia, A., Halimah, S. N., & Mandasari, M. (2023). Kepercayaan masyarakat adat dan modernisasi di Kampung Naga. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(2), 337-347.

Pamungkas, S. (2020). Filsafat kearifan lokal dalam masyarakat Indonesia. Jurnal Filsafat Nusantara, 2(1), 34-49.

Permana, I. M., & Dewi, N. K. (2024). Pentingnya peranan masyarakat menjaga budaya dan tradisi Bali dalam pengembangan pariwisata. Jurnal Penelitian Mahasiswa Indonesia, 4(3), 229-236.

Pratama, R. (2023). Sistem budaya kearifan lokal di Indonesia. Jurnal Antropologi Sosial, 15(1), 55-70.

Putra, A., & Santoso, D. (2019). Dampak globalisasi terhadap budaya lokal. Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 21-30.

Qodariah, L. (2015). Local wisdom dalam perspektif pendidikan karakter. Bandung: CV Pustaka Setia.

Rivauzi, A. (2022). Tradisi turun mandi sebagai warisan budaya. Jurnal Kebudayaan Minangkabau, 8(1), 77-89.

Sibarani, R. (2018). Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.

Sidiq, U. (2019). Analisis data kualitatif: Model Miles dan Huberman. Jurnal Metodologi Penelitian, 4(2), 99-110.

Sinaga, B., & Rustaman, N. Y. (2015). Nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 21(2), 157-168.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sulasman, S., & Gumilar, S. (2018). Teori-teori kebudayaan: Dari teori hingga aplikasi. Bandung: Pustaka Setia.

Sztompka, P. (2017). Sosiologi perubahan sosial. Jakarta: Prenada Media.

Widyanti, F. (2016). Kearifan lokal dan globalisasi. Jurnal Kebudayaan, 4(1), 55-67.




DOI: https://doi.org/10.30743/jetcivil.v6i1.12969

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Gema Refira Nugraha, Nurmalia Dewi, Priazki Hajri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.