PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP DAMPAK TAYANGAN ANIMASI UPIN & IPIN DALAM MEMBENTUK PERILAKU POSITIF ANAK USIA DINI DI KELURAHAN SEI MATI MEDAN MAIMUN

Hafsyah Hafsyah, Junedi Singarimbun


Abstract


Tayangan animasi merupakan salah satu media yang memiliki pengaruh dalam proses pembentukan perilaku dan perkembangan karakter anak usia dini. Salah satu tayangan animasi yang populer di kalangan anak-anak adalah Upin & Ipin, yang dikenal menyajikan cerita edukatif dengan berbagai nilai moral dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi orang tua terhadap dampak tayangan animasi Upin & Ipin dalam membentuk perilaku positif anak usia dini di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pandangan orang tua terhadap tayangan tersebut. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang tua yang memiliki anak usia 3–5 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan untuk menghasilkan temuan yang komprehensif mengenai persepsi orang tua terhadap pengaruh tayangan animasi Upin & Ipin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki persepsi positif terhadap tayangan animasi Upin & Ipin. Orang tua menilai bahwa tayangan tersebut menyajikan alur cerita yang menarik, menghibur, mudah dipahami oleh anak-anak, serta menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah ditiru dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, tayangan Upin & Ipin dinilai mengandung berbagai nilai moral dan sosial yang dapat mendukung pembentukan perilaku positif anak, seperti sikap saling menyayangi, menghormati orang tua, peduli terhadap sesama, bekerja sama, berbagi, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan. Orang tua juga mengamati adanya perubahan perilaku positif pada anak setelah menonton tayangan tersebut, terutama dalam interaksi dengan keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, tayangan animasi Upin & Ipin dipersepsikan sebagai media hiburan edukatif yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter dan perilaku anak usia dini.

Full Text:

PDF

References


Al-Gazali, M. Y. I. (2022). Interaksi Sosial Pada Masyarakat Beda Agama Dalam Perspektif Komunikasi Antarbudaya Di Kota Tua Ampenan Mataram. JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, 3(1), 53–59.

Anggito, A. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak.

Fitri, A. N., & Nailul, S. (2021). Pengaruh Menonton Animasi bagi Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak (WEBSITE INI SUDAH BERMIGRASI KE WEBSITE YANG BARU==> Https://Journal. Uny. Ac. Id/v3/Jpa), 144–149.

Hidayat, F. P., Zulfahmi, & Nasution, R. (2024). Exploring the Impact of Social Media on Narcissistic Behavior Among Students in Medan City. CHANNEL: Jurnal Komunikasi, 12(1), 48–55. https://doi.org/10.12928/channel.v12i1.480

Machfoedz, I. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Fitramaya.

Novianti, D., & Fatonah, S. (2018). Literasi Media Digital di Lingkungan Ibu-Ibu Rumah Tangga di Yogyakarta. Jurnal Ilmu Komunikasi, 16(1), 1–14.

Panjaitan, N. Q., Yetti, E., & Nurani, Y. (2020). Pengaruh Media Pembelajaran Digital Animasi dan Kepercayaan Diri terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Anak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 588. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.404

Widiyaningrum, N., Wulandari, F., & Masturoh, U. (2024). Penggunaan Media Film Animasi Untuk Meningkatkan Kosa Kata Pada Anak Usia Dini. JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood), 6(1), 65.




DOI: https://doi.org/10.30743/jdkik.v4i2.13966

Refbacks

  • There are currently no refbacks.