PENGARUH AKUN MEDSOS SUSAN AQUATIC TERHADAP PENJUALAN IKAN HIAS DI SUSAN AQUATIC

Ubedillah Hasbi


Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akun media sosial Susan Aquatic terhadap penjualan ikan hias di Susan Aquatic. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan teknologi digital yang mendorong pelaku usaha memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran untuk meningkatkan daya saing dan penjualan produk. Dalam konteks usaha ikan hias, media sosial berperan penting dalam menyampaikan informasi produk, membangun interaksi dengan konsumen, serta mempengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian kausalitas (explanatory research). Populasi penelitian adalah seluruh konsumen Susan Aquatic yang berinteraksi atau melakukan pembelian melalui media sosial pada periode Maret 2025 sampai Maret 2026 sebanyak 150 orang, dengan sampel sebanyak 60 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, korelasi Pearson, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun media sosial Susan Aquatic berpengaruh positif dan signifikan terhadap penjualan ikan hias. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 6,421 lebih besar dari t tabel sebesar 2,001 serta nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, hasil uji korelasi menunjukkan hubungan yang cukup kuat dan positif dengan nilai Pearson Correlation sebesar 0,645. Hasil koefisien determinasi (R²) sebesar 0,415 menunjukkan bahwa akun media sosial memberikan pengaruh sebesar 41,5% terhadap penjualan ikan hias, sedangkan sisanya 58,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan akun media sosial yang baik mampu meningkatkan penjualan ikan hias di Susan Aquatic. Oleh karena itu, optimalisasi media sosial sebagai sarana pemasaran digital perlu terus ditingkatkan untuk mendukung perkembangan usaha.

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. (2026). Statistik E-Commerce Indonesia. Bps.Go.Id. https://www.bps.go.id

Creswell, J. W. (2017). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Felix, R., Rauschnabel, P. A., & Hinsch, C. (2017). Elements of strategic social media marketing: A holistic framework. Journal of Business Research, 70, 118–126.

Kaharmudzakir, I., & El Qudsi, M. I. (2022). Pengaruh konten instagram@ interstudiofficial dan opini mahasiswa terhadap citra perguruan tinggi interstudi. Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM), 5(1), 127–140.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2007). Manajemen Pemasaran. Edisi Kedua Belas. Jakarta: Indeks.

Rejeki, S., Komalawati, E., & Indriyanti, P. (2020). Penggunaan Instagram terhadap citra diri mahasiswa. LUGAS Jurnal Komunikasi, 4(2), 105–116.

Rohmah, N. N. (2020). Media Sosial Sebagai Media Alternatif Manfaat dan Pemuas Kebutuhan Informasi Masa Pandemik Global Covid 19 (Kajian Analisis Teori Uses And Gratification). Al-I’lam: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 4(1), 1–16. https://journal.ummat.ac.id/index.php/jail/article/view/2957/1905

Rubin, A. M. (2009). Uses-and-gratifications perspective on media effects. In Media effects (pp. 181–200). Routledge.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuanitatif, Kualitatif dan R&D). CV. Alfabeta.

Tjiptono, F. (2015). Strategi pemasaran edisi 3. Yogyakarta: Andi Offset.

Tuten, T. L. (2023). Social media marketing.

We Are Social. (2023). The Changing World of Digital In 2023. Wearesocial.Com. https://wearesocial.com/id/blog/2023/01/the-changing-world-of-digital-in-2023-2/




DOI: https://doi.org/10.30743/jdkik.v4i2.13968

Refbacks

  • There are currently no refbacks.